Demokrasi dan Pemimpin

  IMG_7198

Di dalam paham Demokrasi, pemimpin dipilih oleh rakyat.  Rakyatlah yang menentukan figur seperti apakah yg pantas memimpin mereka.  Pemimpin itu juga pencerminan dari rakyatnya.  Kalau rakyatnya religius, pastilah akan memilih pemimpin yang religius pula.  Sedangkan kalau rakyatnya doyan mabuk, pastilah akan dipilihnya pemimpin yang doyan mabuk juga.

Di dalam demokrasi biasanya ada pemungutan suara untuk memilih figur-figur yang dicalonkan untuk memimpin.  Itu tadi….. rakyatlah yang menentukan pilihan dengan suara mereka.  Calon pemimpin yang dapat suara terbanyak itulah yang pantas jadi Pemimpin / Kepala / Ketua / Presiden dll.

Pemimpin terpilih, entah itu tingkat RT / RW, tingkat daerah, ataupun tingkat pemerintahan negara harus memimpin dan mengayomi seluruh warganya, entah itu warga yang memilihnya, ataupun yang tidak sudi memilihnya.  Jadi harus adil!  Pemimpin juga harus merealisasikan janji-janji nya saat kampanye.  Biasanya inilah yang paling sulit.  Entah karena lupa, atau karena sibuk ngurusin keluarga, selama memerintah janjinya untuk melakukan ini dan itu jadi tidak terlaksana.   Biasanya rakyat / warga akan kapok memilih pemimpin yang macam begini.

Pemimpin yang baik juga harus mau mendengarkan keluh-kesah warganya, juga harus mau di kritik, entah itu oleh tokoh masyarakat, pers, ataupun pelajar / anak muda.   Jangan malah jadi lantas  naik pitam dan memusuhi atau bahkan menghukum orang yang mengkritiknya.  Kalau Dia melakukannya melalui tangan-tangan aparat yang ada di sisinya, itulah yang disebut Rezim. 

Didalam negara demokrasi, rakyat / warga juga boleh menyatakan pendapat dengan bebas, meskipun itu untuk mengkritisi kebijakan sang pemimpin.   Biasanya rakyat melakukan ini bukan dengan tujuan ingin mengacaukan jalannya pemerintahan, apalagi ingin berontak,  akan tetapi karena rakyat itu sekedar ingin agar sang pemimpin segera sadar bahwa Dia sudah “salah jalan / salah arah” dan harus segera kembali ke jalan / arah yang semestinya.

Jadi nggak gampang jadi pemimpin!  Karena tanggungjawabnya sangat besar.  Tanggungjawab kepada rakyat untuk merealisasikan janji-janjinya dan tanggungjawab kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa untuk segala tindak tanduknya selama memimpin.

Wassalam……

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s